![]() |
| Mayat pria mengapung di aliran sungai Brantas. Korban diketahui bernama Muhammad Faisal Prasetyo Mustofa (22).(Foto:Tangkapan layar FB) |
MOJOKERTO||KABARZINDO.com – Identitas pria yang ditemukan tewas mengapung di aliran Sungai Brantas, tepatnya di timur Dam Rolak 9, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (27/6/2026) pagi, akhirnya berhasil diungkap. Korban diketahui bernama Muhammad Faisal Prasetyo Mustofa (22), warga Perumahan Griya Jetis Permai, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
Korban pertama kali ditemukan warga dalam kondisi mengapung di aliran Sungai Brantas. Saat ditemukan, korban mengenakan celana panjang dan sweter berwarna hitam. Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada petugas, yang kemudian melakukan proses evakuasi bersama warga.
Tim gabungan mengevakuasi jasad korban menggunakan perahu kayu atau sampan. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke ruang jenazah RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Agen Informasi Bencana BPBD Jawa Timur, Achmad Kurniawan, mengatakan identitas korban berhasil diketahui setelah dilakukan proses identifikasi oleh Tim Inafis Polres Mojokerto. Pihak keluarga juga telah dihubungi dan datang ke rumah sakit.
"Identitas korban sudah diketahui dan keluarga sudah kami hubungi. Korban atas nama Muhammad Faisal Prasetyo Mustofa (22), warga Perumahan Griya Jetis Permai, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Pihak keluarga sudah berada di rumah sakit," ujar Achmad.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga jasad korban telah berada di aliran Sungai Brantas selama sekitar dua hingga tiga hari sebelum ditemukan warga.
Selain itu, petugas menemukan luka di bagian pelipis mata sebelah kiri korban. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih belum dapat dipastikan.
Penyidik Polres Mojokerto saat ini masih mendalami apakah luka tersebut berkaitan langsung dengan penyebab kematian atau terjadi akibat benturan saat korban berada di aliran sungai.
Hingga kini, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, termasuk menelusuri kemungkinan adanya unsur lain di balik peristiwa tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait korban maupun kejadian sebelum korban ditemukan agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan.
Reporter:Tim


