![]() |
KKN Kelompok 43 UPN “Veteran” Jawa Timur resmi menutup rangkaian kegiatan di Kelurahan Kejawan Putih Tambak, Kamis (31/7/2025). Foto:Dok |
SURABAYA||KABARZINDO.com- Setelah satu bulan penuh menjalankan pengabdian kepada masyarakat, KKN Kelompok 43 UPN “Veteran” Jawa Timur resmi menutup rangkaian kegiatan di Kelurahan Kejawan Putih Tambak, Kamis (31/7/2025).
Acara penutupan ini menjadi momen bermakna sekaligus perpisahan yang hangat antara mahasiswa dengan warga. Beberapa pihak penting turut hadir dalam acara tersebut diantaranya yaitu Binti Azizatun Nafi’ah, S.IAN., M.P.A. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dra. Retna Yuliastri selaku kepala kelurahan, Haris Fan Darmawan selaku ketua RW 04, dan beberapa ketua RT.
Acara yang bertempat di Balai RW 04 Kelurahan Kejawan Putih Tambak ini diawali dengan sambutan dari ketua KKN kelompok 43, Dosen Pembimbing Lapangan, kepala kelurahan Kejawan Putih Tambak, dan ketua RW 04. Dalam sambutannya, Dra. Retna Yuliastri menyampaikan harapan kedepannya para mahasiswa dapat memperoleh manfaat dari ilmu yang diterapkan dan bisa lebih bermanfaat untuk keluarga maupun masyarakat.
Menurut Haris Fan Darmawan selaku ketua RW 04, kegiatan KKN kelompok 43 selama 31 hari singkat padat, dan jelas namun, hasilnya cukup memuaskan bagi masyarakat Kelurahan Kejawan Putih Tambak. Suasana haru mulai terasa saat seluruh hadirin menyaksikan aftermovie kegiatan KKN di Kelurahan Kejawan Putih Tambak.
Tayangan singkat tersebut menampilkan kilas balik program-program yang telah dilaksanakan, interaksi hangat bersama warga, tawa anak-anak, hingga kerja keras di balik layar. Kemudian, acara dilanjut dengan makan malam bersama guna mempererat kebersamaan antara mahasiswa dengan warga. Acara penutupan diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari mahasiswa kepada perwakilan masyarakat sebagai simbol kenang-kenangan dan ikatan yang telah terjalin.
Penutupan ini menjadi penanda berakhirnya sebuah perjalanan singkat namun bermakna. Mahasiswa kembali ke kampus dengan segudang pengalaman sosial yang membentuk karakter dan empati, sementara masyarakat melepas mereka dengan kenangan dan harapan yang tak kalah besar.
Reporter:Rim