![]() |
Bantuan Sosial (Bansos) dan Zakat Produktif yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jumat (22/8/2025) di Pendopo Delta Wibawa.(Foto:Tri) |
SIDOARJO||KABARZINDO.com- Sekitar 300 orang warga Sidoarjo, penerima manfaat hadir dalam giat Sapa Bantuan Sosial (Bansos) dan Zakat Produktif yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jumat (22/8/2025) di Pendopo Delta Wibawa.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan kepedulian nyata pemerintah terhadap masyarakat, khususnya kaum disabilitas, lansia, buruh, hingga pelaku usaha kecil.
Hadir secara langsung Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi jajaran pejabat provinsi dan Forkopimda Sidoarjo. Turut hadir Bupati Sidoarjo H. Subandi, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Christian Tobing, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, Kajari Sidoarjo Zaidar Resepta, Sekda Sidoarjo dr. Feni Afridawati, Dirut Bank Jatim Winardi Legowo, serta perwakilan DPRD Provinsi dan Kabupaten Sidoarjo.
Adapun jenis bantuan yang disalurkan mencakup: asistensi sosial bagi penyandang disabilitas, alat bantu mobilitas untuk lansia dan disabilitas, bantuan sosial lansia (PKH Plus), BLT buruh pabrik rokok lintas wilayah, bantuan kewirausahaan inklusif produktif (KIP), zakat produktif, program pemberdayaan BUMDes, bantuan operasional pendamping PKH Plus, serta tali asih untuk TKSK dan Tagana.
Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo, H Subandi menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo untuk mendukung penuh program-program Pemprov Jatim dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menghadirkan kesejahteraan yang merata. Pemkab Sidoarjo siap mendukung setiap langkah dan program yang digagas Ibu Gubernur untuk kepentingan masyarakat,” ujar Bupati Subandi.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan bantuan sosial dan zakat produktif secara simbolis oleh Gubernur Jatim bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo. Warga penerima manfaat tampak penuh syukur dan haru menerima bantuan yang diharapkan dapat meringankan beban sekaligus mendorong kemandirian ekonomi.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berpesan agar bantuan yang diberikan digunakan sebaik-baiknya.
“Bantuan ini adalah amanah. Gunakanlah dengan bijak untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan bagi Jawa Timur, khususnya masyarakat Sidoarjo,” tutur Gubernur.
Sebanyak 4,9 miliar bantu untuk 38 kabupaten di Jawa Timur, dan sudah 27 titik sudah di salurkan.
"Tentu harapan kita bisa memberikan manfaat ada yang bersifat pemberdayaan. Program ini telah di luncurkan pada 21 April 2025, guna menjaga ketahanan sosial dan ketahanan ekonomi lansia rentan," ucapnya.
![]() |
Dandim 0816/Sidoarjo, Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos., saat menyerahkan bansos. |
Pada kesempatan yang sama, Dandim 0816/Sidoarjo, Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos., menyampaikan pandangannya. “Kami dari jajaran TNI mengapresiasi langkah nyata Pemprov Jatim dan Pemkab Sidoarjo dalam menyalurkan bantuan ini. Kehadiran bansos dan zakat produktif bukan hanya wujud kepedulian, tetapi juga investasi sosial untuk membangun masyarakat yang tangguh, mandiri, dan sejahtera. TNI akan selalu mendukung segala upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi simbol eratnya kolaborasi pemerintah dengan masyarakat dalam membangun kesejahteraan bersama. Dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, Sapa Bansos dan Zakat Produktif di Sidoarjo menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah rakyat untuk menguatkan solidaritas sosial serta menumbuhkan optimisme menuju Jawa Timur yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
Reporter:Tri