![]() |
| Foto:Dok/Sit |
SIDOARJO||KABARZINDO.com – Pendopo Kecamatan Krian menjadi saksi berlangsungnya momen penuh makna dalam kegiatan Pengukuhan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kecamatan Krian masa bakti 2026–2030 pada Selasa (3/2/2026) mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan sekaligus komitmen para wredatama untuk terus berkontribusi bagi masyarakat meski telah memasuki masa purna tugas.
Pengukuhan ini tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum strategis untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat peran para pensiunan aparatur sipil negara dalam mendukung pembangunan dan kehidupan sosial kemasyarakatan di wilayah Kecamatan Krian.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Krian yang mewakili Camat Krian, Babinsa Koramil 0816/09 Krian Serma Muttakim, Kanit Intel Polsek Krian Iptu Ketut mewakili Kapolsek Krian, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Krian, jajaran staf kecamatan, perwakilan BUMN, Kasi Kesejahteraan Sosial, Kasi Pemerintahan Bapak Rio, serta para tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang menggugah rasa nasionalisme seluruh peserta yang hadir. Dalam sambutan Camat Krian yang dibacakan oleh Sekcam, disampaikan bahwa PWRI merupakan wadah penting bagi para wredatama untuk tetap berkarya, menjaga persatuan, serta menjadi mitra pemerintah dalam memberikan sumbangsih pemikiran dan pengalaman.
Pihak kecamatan juga berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas, serta menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat luas.
Prosesi pengukuhan berlangsung tertib dan sarat harapan. Para pengurus yang dilantik tampak mengikuti setiap tahapan dengan penuh kesungguhan, menandai dimulainya perjalanan organisasi untuk lima tahun ke depan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk permohonan agar PWRI senantiasa diberikan kelancaran, kekuatan, dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdiannya.
Babinsa Koramil 0816/09 Krian, Serma Muttakim, yang juga merupakan Babinsa Desa Kraton, menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor. “PWRI dihuni oleh sosok-sosok berpengalaman yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk bangsa dan negara. Potensi ini tentu sangat berharga dalam membantu menjaga kondusivitas wilayah serta mendorong kemajuan masyarakat. Kami dari TNI siap mendukung setiap bentuk kolaborasi demi terciptanya lingkungan yang aman, harmonis, dan produktif,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan organisasi kemasyarakatan merupakan fondasi utama dalam membangun wilayah yang tangguh serta berdaya saing.
Lebih dari sekadar seremoni, pengukuhan ini menjadi simbol bahwa pengabdian tidak berhenti ketika masa dinas berakhir. Justru melalui PWRI, para wredatama dapat terus menyalurkan dedikasi, menjadi teladan bagi generasi muda, serta berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kehangatan yang tercipta di antara para undangan mencerminkan eratnya persatuan dan kepedulian antar elemen masyarakat di Kecamatan Krian.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, PWRI Kecamatan Krian diharapkan semakin solid, inovatif, dan responsif terhadap dinamika zaman. Semangat pengabdian para wredatama pun diharapkan terus menyala—membuktikan bahwa masa purna tugas bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan babak baru untuk tetap berkarya dan memberi manfaat bagi sesama.


