![]() |
| Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Sidoarjo, menggelar kegiatan bakti sosial bertajuk "Buka Puasa Bersama dan Santunan".(Foto:Tri) |
SIDOARJO||KABARZINDO.com– Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Sidoarjo, menggelar kegiatan bakti sosial bertajuk "Buka Puasa Bersama dan Santunan". Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan agenda buka puasa bersama seluruh pengurus beserta anggota Kadin Sidoarjo, juga anak-anak yatim dari 6 yayasan panti asuhan di Kabupaten Sidoarjo, yang berlangsung di Five Hotel, Selasa (10/3/2026) sore.
Acara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan "Kadin Safari Ramadhan dan Kadin Bershalawat" sejak awal bulan puasa.
Ketua Kadin Sidoarjo, Ubaidillah Nurdin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial berbuka puasa, melainkan bagian dari upaya pembinaan karakter dan pelestarian budaya religius di Sidoarjo.
"Ini adalah puncak dari rangkaian Safari Ramadhan yang kami laksanakan dengan mengundang sebanyak 60 anak yatim dari enam panti asuhan di seluruh Sidoarjo, mulai dari wilayah Waru, Taman, Sukodono, hingga Kadin sendiri yang berada di wilayah Gedangan," ujar Nurdin.
Selain santunan, Kadin juga menyerahkan hadiah bagi para pemenang lomba MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) dan Festival Banjari yang telah digelar sebelumnya.
Ubaidillah menekankan pentingnya menumbuhkan kembali kultur positif seperti seni Banjari, Dibaan, hingga Patrol kepada generasi muda.
"Kami ingin menciptakan insan yang berakhlak Qurani. Budaya-budaya bagus zaman saya kecil dulu, seperti Banjari dan Patrol, harus kita fasilitasi lagi agar anak-anak muda senang dan bersemangat," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ubaidillah juga memaparkan peran krusial Kadin sebagai wadah bagi para pengusaha Sidoarjo di mulai dari sektor industri pabrikan, jasa, infrastruktur, hingga pangan.
"Kadin adalah mitra strategis pemerintah. Jika pemerintah bertugas memberikan regulasi, kami para pengusaha adalah eksekutor yang menciptakan lapangan pekerjaan. Ekonomi Sidoarjo tumbuh karena sinergi antara pengusaha lokal dan tenaga kerja lokal," tegasnya.
Beberapa poin penting yang disampaikan terkait program kerja Kadin Sidoarjo meliputi pertama yakni, Vokasi dan Sertifikasi, Pendampingan UMKM.
Menanggapi situasi geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah, Ubaidillah mengingatkan para pelaku usaha untuk waspada terhadap fluktuasi harga minyak dunia yang dapat memicu kenaikan biaya operasional.
"Kita harus mawas diri. Jika harga minyak naik, biaya lain pasti ikut terkerek. Perusahaan harus melakukan efisiensi, inovasi, dan mencari pasar baru untuk bisa survive," jelasnya.
Kadin Sidoarjo juga berencana melakukan rapat internal untuk menyusun langkah mitigasi guna mencegah terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal akibat dampak ekonomi global tersebut.
"Harapan kami, koordinasi dengan pihak eksekutif maupun legislatif terus terjalin baik demi peningkatan kualitas SDM sesuai visi Bapak Presiden, sehingga ekonomi Sidoarjo tetap stabil di tengah tantangan apa pun," pungkasnya.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut juga diisi dengan pemberian santunan kepada 60 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial Kadin Sidoarjo di bulan Ramadhan 1447 H/2026.
Reporter:Tri




