![]() |
| Tim gabungan Satpol PP Kabupaten Sidoarjo menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) dalam rangka menciptakan kondisi aman dan kondusif.(Foto:Tri) |
SIDOARJO||KABARZINDO.com - Tim gabungan Satpol PP Kabupaten Sidoarjo menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) dalam rangka menciptakan kondisi aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Dalam operasi yang digelar selama bulan suci Ramadan tersebut, petugas mengamankan belasan pemandu lagu (LC) dari beberapa tempat hiburan yang masih beroperasi.
Operasi yang dimulai sekitar pukul 20.30 itu menyasar beberapa kafe dan warung kopi di wilayah Kabupaten Sidoarjo yang diduga menyediakan minuman keras (miras) maupun hiburan karaoke dengan pemandu lagu (LC).
Plt Kepala Bidang Tibumtranmas Satpol PP Sidoarjo Raden Novianto Koesno Adi Putro mengatakan, razia tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan kondisi aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan.
“Kegiatan operasi pekat ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadan. Kami menertibkan tempat usaha yang masih beroperasi tidak sesuai ketentuan, terutama yang menyediakan hiburan malam,” ujar Novianto.
Dalam operasi tersebut, petugas terlebih dahulu mendatangi sebuah toko minuman di Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo. Toko bernama Pendekar Botle itu diketahui masih beroperasi dan menjual berbagai merek minuman keras yang dipajang di rak serta etalase.
Petugas kemudian memberikan imbauan kepada pemilik toko agar menutup operasional selama Ramadan. Selain itu, satu botol minuman beralkohol turut diamankan sebagai barang bukti.
Razia selanjutnya bergeser ke Cafe Jingga di Desa Kepadangan, Kecamatan Tulangan. Tempat tersebut diketahui beroperasi dengan kedok rumah makan, namun di dalamnya terdapat fasilitas karaoke lengkap dengan pemandu lagu.
Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan empat LC dan satu perempuan yang bertugas sebagai kasir. Selain itu, dua pengunjung laki-laki juga dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan.
Petugas kemudian melanjutkan penyisiran ke kawasan Pasar Baru Sidodadi, Kecamatan Candi. Di wilayah ini, beberapa warung kopi juga diketahui menyediakan hiburan karaoke dengan pemandu lagu.
Di Warkop Salsabillah 1, petugas mengamankan empat LC. Sementara di Warkop Salsabillah 2 terdapat tiga LC, dan di Delta Radja 2 terdapat dua LC yang juga dibawa ke kantor Satpol PP untuk didata serta diberikan pembinaan.
Meski demikian, dalam pemeriksaan di ketiga warung kopi tersebut, petugas tidak menemukan adanya penjualan minuman beralkohol.
Novianto menegaskan bahwa langkah yang dilakukan tidak hanya berupa penertiban, tetapi juga pembinaan kepada para pelaku usaha agar mematuhi aturan selama Ramadan.
“Kami tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga pembinaan agar pelaku usaha memahami aturan yang berlaku dan ikut menjaga kondusivitas wilayah. Harapannya masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih nyaman,” tandasnya.
Satpol PP Sidoarjo memastikan operasi serupa akan terus dilakukan selama Ramadan sebagai bagian dari upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Reporter:Tim





