![]() |
| Kloter 57 dengan jumlah 379 jamaah dilepas langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi.(Foto:Sit) |
SIDOARJO||KABARZINDO.com– Pemberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Sidoarjo kembali dilaksanakan pada Rabu (6/5/2026). Sebanyak tiga kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 57, 58, dan 59, diberangkatkan secara bergantian dari Pendopo Delta Wibawa dengan total mencapai 1.133 jamaah.
Ketiga kloter tersebut merupakan bagian dari gelombang kedua yang langsung menuju Makkah. Kloter 57 dengan jumlah 379 jamaah dilepas langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi. Sementara Kloter 58 yang berjumlah 380 jamaah dilepas oleh Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih. Adapun Kloter 59 yang terdiri dari 374 jamaah kembali dilepas oleh Bupati Sidoarjo.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Bupati Subandi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah yang akan menunaikan ibadah haji. Ia berharap seluruh rangkaian perjalanan ibadah dapat berjalan lancar hingga kembali ke tanah air.
“Semoga seluruh rangkaian perjalanan calon jemaah haji Sidoarjo mulai dari keberangkatan di Pendopo Kabupaten Sidoarjo sampai pelaksanaan ibadah di tanah suci hingga kepulangannya nanti, senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan suci yang tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk menunaikannya. Oleh karena itu, ia mengajak para jamaah untuk mensyukuri kesempatan tersebut dengan sepenuh hati.
“Untuk itu, bersyukurlah Bapak Ibu dengan sepenuh hati atas kurnia Allah yang diberikan,” tambahnya.
Selain itu, ia mengingatkan para jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah, terlebih dengan suhu di Madinah yang mencapai 42 derajat Celsius. Jamaah diminta mempersiapkan fisik dengan baik serta tidak lupa membawa obat-obatan yang rutin dikonsumsi.
“Fisik harus benar-benar disiapkan, harus fit, dan jangan lupa obat-obatan,” pesannya.
Kepada para pendamping haji, Bupati Subandi juga menekankan pentingnya pelayanan maksimal kepada jamaah, khususnya bagi mereka yang membutuhkan perhatian khusus.
“Saya minta bantuan kepada panjenengan untuk mengantarkan, barangkali ada saudara kita, orang tua kita yang sakit, betul-betul panjenengan siap siaga atas nama pemerintah daerah,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh jamaah untuk menjaga nama baik bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Sidoarjo, selama berada di Tanah Suci.
“Tolong dijaga terutama terkait perilakunya. Orang Indonesia biasanya dikenal sopan santun. Ini harus terus dijaga,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sidoarjo, Eliana, menyampaikan bahwa total jamaah haji Sidoarjo tahun ini tergabung dalam 11 kloter dengan jumlah keseluruhan mencapai 2.700 orang, terdiri dari 1.221 laki-laki dan 1.479 perempuan.
Ia menjelaskan bahwa lima kloter sebelumnya, yakni Kloter 20, 53, 54, 55, dan 56, telah diberangkatkan sebagai bagian dari gelombang pertama. Sedangkan Kloter 57, 58, dan 59 yang diberangkatkan hari ini masuk dalam gelombang kedua yang langsung menuju Makkah.
“Kloter 57 pagi ini masuk pada fase gelombang kedua yang insyaallah akan mendarat di Makkah,” jelasnya.
Eliana juga memastikan bahwa seluruh jamaah telah menjalani persiapan matang, mulai dari bimbingan manasik hingga pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi lengkap, termasuk vaksin Meningitis, Polio, dan COVID-19
“Harapan kita semua, jemaah memiliki kesiapan maksimal secara fisik, mental, maupun spiritual,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa minat masyarakat Sidoarjo untuk menunaikan ibadah haji sangat tinggi. Hingga 5 Mei 2026, jumlah daftar tunggu jamaah haji mencapai 85.196 orang dengan masa tunggu sekitar 29 tahun, menjadikannya yang tertinggi di Jawa Timur bahkan secara nasional.
Melihat tingginya animo tersebut, pihaknya berharap ke depan Sidoarjo dapat menjadi prototipe pelayanan haji nasional, termasuk dengan rencana pengembangan pusat kendali haji.
“Mudah-mudahan ke depan dapat terwujud Hajj Command Center untuk Kabupaten Sidoarjo,” harapnya.
Reporter:Red


