Dinas Pendidikan Sidoarjo Sikapi Akun IG @pep3ng Terkait Penyebaran Isu yang Tidak Benar

Dijelaskan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Netty Lastiningsih, M.Pd, "Tidak Ada Kursi Hilang: Dispendikbud menegaskan bahwa seluruh kuota daya tampung SMP Negeri di Sidoarjo telah dihitung.(Foto:Ist)

SIDOARJO||KABARZINDO.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Dikbud) Kabupaten Sidoarjo memberikan klarifikasi resmi sekaligus menggunakan Hak Jawab terkait beredarnya potongan berita dari media Kabar Rakyat berjudul "Ribuan Kursi SMP Negeri Sidoarjo Hilang di SPMB, Pengamat Minta Audit Menyeluruh". 

Cuplikan informasi tersebut diunggah ulang (re-upload) melalui sebuah konten video oleh akun media sosial IG @pep3ng.

Dinas Dikbud menyayangkan tindakan pengunggahan ulang (re-upload) konten tersebut yang dilakukan tanpa adanya upaya konfirmasi (cover both side) kepada pihak Dinas Dikbud Kab. Sidoarjo

Hal ini berpotensi menimbulkan opini negatif, kegaduhan, serta kesalahpahaman di tengah masyarakat, khususnya para orang tua wali murid yang sedang mengikuti proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Dijelaskan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Netty Lastiningsih, M.Pd, "Tidak Ada Kursi Hilang: Dispendikbud menegaskan bahwa seluruh kuota daya tampung SMP Negeri di Sidoarjo telah dihitung, direncanakan, dan dialokasikan secara transparan sesuai dengan regulasi dan petunjuk teknis (juknis) PPDB/SPMB yang berlaku. Isu mengenai adanya ribuan kursi yang "hilang" adalah informasi yang keliru dan tidak berdasar.

Sistem SPMB Terbuka dan Akuntabel : Proses seleksi dilakukan melalui sistem daring (online) yang dapat dipantau secara langsung oleh masyarakat luas. Setiap pergeseran, kuota jalur prestasi, zonasi, afirmasi, maupun perpindahan tugas orang tua, semuanya tercatat secara sistematis di dalam database demi menjamin asas keadilan.

Menyayangkan Minimnya Konfirmasi (Cover Both Side) "Kami sangat menyayangkan sikap influencer atau pembuat konten yang langsung menyebarluaskan narasi sensitif tersebut tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu kepada Dinas Pendidikan Sidoarjo selaku pemangku kebijakan," Ungkap Netty kepada media.

Plt Kepala Dinas Dikbud mengimbau kepada seluruh masyarakat, tokoh digital (influencer), dan rekan-rekan media untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi seputar dunia pendidikan.

"Kami selalu terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun. Namun, kami meminta agar setiap informasi yang disampaikan ke publik didasarkan pada data yang valid dan melalui proses konfirmasi yang berimbang (cover both side), agar tidak menciptakan keresahan sosial yang tidak perlu." Tegas Netty.

Beberapa hal yang kini sudah dilakukan Dinas Dikbud menyisir anak-anak yang terindikasi putus sekolah dan membantu proses pendaftaran mereka ke jenjang yang lebih tinggi, berkomunikasi degan sekolah dan ortu terhadap anak-anak tidak mampu yang belum terdaftar.

Dinas Dikbud Sidoarjo juga mengajak masyarakat yang membutuhkan informasi valid mengenai SPMB untuk langsung mengakses situs resmi atau pengaduan yang telah disediakan di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo. “Kita mengharapkan semua pihak dapat menjaga agar pelaksanaan spmb berjalan lancar dan kondusif,” tutupnya.

Beberapa hal yang kini sudah dilakukan Dikbud menyisir anak-anak yang terindikasi putus sekolah dan membantu proses pendaftaran mereka ke jenjang yang lebih tinggi, berkomunikasi degan sekolah dan ortu terhadap anak-anak tidak mampu yang belum terdaftar.

Reporter:Tim


 

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia