![]() |
| Foto:Sit |
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam mengidentifikasi berbagai persoalan stunting sekaligus merumuskan solusi yang akan menjadi prioritas pembangunan desa di bidang kesehatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari para undangan, sesi diskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masing-masing Posyandu, penyampaian tanggapan beserta alternatif solusi, hingga ditutup dengan kesepakatan bersama untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan stunting.
Dalam forum tersebut, setiap kader Posyandu diberikan kesempatan menyampaikan kondisi nyata di lapangan, mulai dari pemenuhan gizi balita, pendampingan ibu hamil, pola asuh keluarga, hingga kendala dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan masyarakat. Seluruh masukan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan program prioritas desa agar penanganan stunting dapat berjalan lebih tepat sasaran.
Pada kesempatan itu, Babinsa Karangpuri Serma Agus Yudhi turut memberikan pandangan serta motivasi kepada seluruh peserta agar terus memperkuat sinergi dalam mendukung keberhasilan program pemerintah. "Permasalahan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, melainkan tanggung jawab kita bersama. Pencegahan harus dimulai sejak dini melalui kepedulian seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, pemerintah desa, kader Posyandu, hingga aparat kewilayahan. Dengan komunikasi yang baik, pendataan yang akurat, serta kerja sama yang solid, saya optimistis kita mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas," ujar Serma Agus Yudhi.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan ibu hamil secara rutin, serta pemantauan tumbuh kembang anak sebagai langkah nyata menekan angka stunting di wilayah Desa Karangpuri.
Menurutnya, kehadiran Babinsa dalam kegiatan seperti ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendukung seluruh program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui pelaksanaan Rembug Stunting Pra Musrenbangdes ini, diharapkan lahir berbagai program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta memperkuat komitmen seluruh pihak dalam mewujudkan Desa Karangpuri yang sehat, mandiri, dan bebas stunting, sehingga mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing.


