Heboh! Dua Monyet Lepas Teror Permukiman di Sukodono, Satu Mati Ditembak

 

Foto:Ilustrasi

SIDOARJO||KABARZINDO.com – Warga Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, dibuat resah setelah dua ekor monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) milik seorang warga lepas dari kandangnya dan berkeliaran di kawasan permukiman. Insiden yang terjadi pada Kamis (30/7/2026) itu memicu kepanikan warga karena satwa liar tersebut terlihat berada di jalan hingga atap rumah penduduk.

Keresahan warga memuncak ketika puluhan orang mendatangi rumah pemilik monyet untuk meminta pertanggungjawaban sekaligus solusi agar kedua primata tersebut tidak membahayakan masyarakat, terutama anak-anak yang beraktivitas di sekitar lokasi.

"Benar, kemarin ada puluhan warga yang mendatangi rumah Bu Umi Khadah, karena warga resah dua monyet miliknya lepas," ujar Udin (bukan nama sebenarnya), warga setempat, saat ditemui pada Jumat (31/7/2026).

Menurut keterangan warga, pemilik monyet yang juga merupakan mantan anggota DPRD Sidoarjo akhirnya memberikan izin kepada warga untuk mengambil tindakan terhadap satwa yang berkeliaran tersebut. Salah satu monyet kemudian ditembak menggunakan senapan angin saat berada di atas pohon.

Proses penanganan berlangsung dramatis. Meskipun sempat terjatuh setelah terkena tembakan, monyet tersebut kembali bangkit dan melarikan diri sehingga memicu pencarian oleh warga.

"Awalnya setelah kena tembak, monyet terjatuh dari atas, kemudian dengan cepat lari ke atas dan kabur entah ke mana," tutur Udin.

Sekitar dua jam kemudian, monyet itu ditemukan dalam kondisi lemas di area belakang rumah pemiliknya. Satwa tersebut sempat dibawa ke dokter hewan untuk mendapatkan pertolongan. Namun akibat mengalami pendarahan hebat karena luka tembak, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Hingga Jumat (31/7/2026), satu ekor monyet lainnya masih belum berhasil ditangkap dan dilaporkan masih berkeliaran di sekitar permukiman warga. Kondisi tersebut membuat masyarakat tetap waspada karena khawatir satwa tersebut menjadi agresif dan membahayakan keselamatan warga.

Warga berharap instansi terkait segera mengambil langkah penanganan secara profesional. Mereka meminta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap monyet yang masih berkeliaran dengan metode yang aman, seperti penembakan bius, sehingga keselamatan masyarakat tetap terjaga tanpa harus menimbulkan korban satwa lagi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak BKSDA Jawa Timur maupun aparat berwenang terkait rencana penanganan monyet yang masih berkeliaran di Desa Kebonagung.

Reporter:Tim


 

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia