Kader Posyandu RW 02 Desa Buduran Rutin Salurkan Makan Bergizi Gratis, Puluhan Balita dan Ibu Menyusui Jadi Penerima Manfaat

Salah satu pelaksanaan program berlangsung di RW 02 Desa Buduran, di mana kader Posyandu Posga 2 setiap hari membagikan makanan bergizi kepada para penerima manfaat.(Foto:Tri)

SIDOARJO||KABARZINDO.com– Pemerintah Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program yang menjadi tindak lanjut kebijakan pemerintah ini rutin disalurkan kepada kelompok rentan, seperti balita, ibu menyusui, ibu hamil, dan lansia melalui jaringan Posyandu.

Salah satu pelaksanaan program berlangsung di RW 02 Desa Buduran, di mana kader Posyandu Posga 2 setiap hari membagikan makanan bergizi kepada para penerima manfaat. Program ini bertujuan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting.

Koordinator Posga 2 RW 02 Desa Buduran, Cholil mengatakan, para kader merasakan langsung manfaat dari program tersebut. Menurutnya, pembagian makanan bergizi bukan hanya menjadi rutinitas harian, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

"Kami dari kader Posyandu Poska 2 Desa Buduran merasakan manfaat dari program MBG ini. Setiap hari kami menyalurkan makanan bergizi kepada 35 balita, 20 ibu menyusui, serta lansia di wilayah RW 02," ujar Cholil, warga RT 04 RW 02, kepada media Kabarzindo, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan, proses distribusi dilakukan secara terstruktur. Menu makanan disiapkan di posko RW, kemudian dibagikan kepada para penerima manfaat di masing-masing RT sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"Setiap hari menu makanan diambil dari posko RW. Selanjutnya penerima manfaat dapat mengambil makanan di posko yang telah diinformasikan sebelumnya," jelasnya.

Melalui program Makan Bergizi Gratis ini, Pemerintah Desa Buduran berharap pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia, dapat terus terjaga. Selain mendukung percepatan penurunan angka stunting, program tersebut juga diharapkan berkelanjutan sebagai salah satu program prioritas pemerintah dengan peningkatan kualitas maupun jumlah penerima manfaat di masa mendatang.

Reporter:Tri


 

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia