![]() |
| Foto:Sit |
Agenda yang sarat nilai edukasi dan pembentukan karakter ini dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SMA Al Muslim, Ibu Dr. Mahmudah, S.Ag., M.Pd., beserta segenap staf pengajar. Sementara dari pihak TNI, hadir Peltu Yossi Haryanto beserta dua anggota Koramil 16/Waru yang dengan telaten mendampingi para tunas bangsa tersebut sepanjang jalannya kegiatan.
Rangkaian acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Sebagai pembuka, para siswa baru disuguhi materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang). Dengan gaya penyampaian yang interaktif, komunikatif, dan jauh dari kesan kaku, Babinsa menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air, serta pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman demi keutuhan NKRI.
Suasana berpindah ke lapangan. Sebanyak 74 pelajar kelas X berbaris rapi untuk menerima pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Di bawah arahan Peltu Yossi dan tim, para siswa diajarkan gerakan dasar mulai dari sikap sempurna, penghormatan, hingga kekompakan dalam melangkah. Pelatihan fisik ini dikemas secara humanis, diselingi motivasi dan canda tawa yang mencairkan suasana, sehingga para siswa menjalaninya dengan penuh antusias tanpa rasa tegang.
Melalui latihan PBB ini, ego pribadi para siswa baru perlahan melebur menjadi sebuah harmoni kebersamaan. Mereka belajar mendengarkan aba-aba, menjaga fokus, dan saling menyelaraskan gerakan dengan teman di sebelahnya—sebuah fondasi penting dalam membangun rasa kesetiakawanan sosial.
Di akhir kegiatan, Babinsa Koramil 0816/16 Waru, Peltu Yossi Haryanto, memberikan pandangannya secara mendalam mengenai esensi dari pendampingan ini, "Masa peralihan dari SMP ke SMA adalah momentum yang sangat krusial bagi perkembangan mental remaja. Kehadiran kami di SMA Al Muslim ini bukan untuk memberikan latihan fisik yang keras, melainkan menyentuh hati mereka agar paham bahwa disiplin adalah kunci meraih impian. Lewat materi wawasan kebangsaan dan PBB, kita ingin mereka sadar bahwa mereka adalah pemilik masa depan bangsa ini. Kami berharap, nilai-nilai kepemimpinan, kepatuhan yang positif, dan rasa saling menghargai yang mereka pelajari pagi ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik saat menuntut ilmu di sekolah maupun saat membaur di tengah masyarakat," urai Peltu Yossi dengan penuh harapan.
Apresiasi setinggi-tingginya juga disampaikan oleh pihak sekolah atas kepedulian dan sumbangsih Koramil Waru dalam mendukung program pembentukan karakter peserta didik baru, demi lahirnya generasi emas yang cerdas secara intelektual dan kokoh secara moral.


