![]() |
| Foto:Dok |
Kanaya hadir didampingi Wakil Kepala Kesiswaan SMP Negeri 1 Sidoarjo Aris Efendi beserta orang tuanya. Pada ajang tersebut, Kanaya menampilkan Tari Tradisional Solah Ketingan yang mengangkat kekayaan budaya khas Sidoarjo melalui cerita tentang bandeng dan udang windu sebagai ikon daerah.
Menurut Wabup Mimik, penampilan tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda mampu menjadi duta budaya sekaligus memperkenalkan identitas daerah kepada masyarakat luas.
“Selamat kepada Ananda Kanaya Syakira yang telah mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo dengan meraih Putri Berbakat I. Prestasi ini sangat membanggakan. Teruslah semangat berlatih, kembangkan bakat yang dimiliki, dan ajak teman-teman untuk berani berprestasi sesuai kemampuan masing-masing,” ujar Mimik.
Ia berharap prestasi tersebut menjadi awal lahirnya lebih banyak generasi muda Sidoarjo yang berani menunjukkan kemampuan di berbagai bidang, baik seni, budaya, akademik, maupun non akademik.
Mimik juga mendorong agar Kanaya bersama teman-temannya dapat mengambil peran sebagai pelopor kepedulian lingkungan. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan, terutama di ruang-ruang publik seperti kawasan Car Free Day.
“Prestasi akan semakin bermakna apabila dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Saya berharap Kanaya bisa menjadi contoh, mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, mengingatkan untuk membuang sampah pada tempatnya, serta terus menyebarkan semangat mencintai Kabupaten Sidoarjo,” tuturnya.
Selain itu, Mimik menyampaikan bahwa talenta-talenta muda seperti Kanaya dapat dilibatkan dalam berbagai agenda Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui kolaborasi dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata. Penampilan seni tradisional dalam berbagai kegiatan daerah akan menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan budaya lokal sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya Sidoarjo.
Sementara itu, Wakil Kepala Kesiswaan SMP Negeri 1 Sidoarjo Aris Efendi menyampaikan bahwa keberhasilan Kanaya merupakan hasil pembinaan sekolah dalam mengembangkan potensi peserta didik di bidang seni dan budaya. Selain tari tradisional, SMP Negeri 1 Sidoarjo juga aktif membina cabang seni lain seperti karawitan, ansambel musik, musik tradisi, dan tari kreasi yang rutin mewakili Kabupaten Sidoarjo pada Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional Tahun 2026 (FLS3N).
“Alhamdulillah, prestasi Kanaya menjadi kebanggaan bagi SMP Negeri 1 Sidoarjo sekaligus Kabupaten Sidoarjo. Kami terus berupaya membina potensi peserta didik melalui berbagai kegiatan seni. Tahun ini, selain tari tradisional, SMP Negeri 1 Sidoarjo juga mewakili Kabupaten Sidoarjo pada beberapa cabang FLS3N, seperti ansambel musik, musik tradisi atau karawitan, dan tari kreasi. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan seni di sekolah terus berjalan dan menghasilkan prestasi,” ungkap Aris.
Menutup pertemuan, Wabup Mimik menegaskan pentingnya melestarikan budaya daerah di tengah perkembangan zaman.
“Budaya adalah identitas daerah yang harus terus kita jaga. Saya ingin anak-anak Sidoarjo tetap mencintai tari tradisional, karawitan, dan berbagai kesenian daerah lainnya. Mari bersama-sama menguri-uri budaya sekaligus menjadi generasi yang berprestasi, peduli lingkungan, dan membawa nama baik Kabupaten Sidoarjo di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.


