Bikin Haru! LAZISNU Sidoarjo Galang Dana Muktamar NU ke Gereja, Persaudaraan Lintas Agama Makin Erat

 

GKJW Jemaat Sidoarjo.(Foto:Tri)

SIDOARJO||KABARZINDO.com – Semangat persaudaraan lintas agama mewarnai rangkaian Muktamar NU ke-35 yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, 6–16 Agustus 2026.

Momen penuh makna itu terlihat saat Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Kabupaten Sidoarjo menggelar kirab penggalangan dana dengan menyambangi sejumlah gereja di Kabupaten Sidoarjo.

Tiga gereja yang menjadi lokasi kunjungan yakni GPIB Bethesda, GKJW, dan GKI. Kehadiran LAZISNU mendapat sambutan positif dari umat Kristiani yang turut memberikan dukungan untuk menyukseskan agenda besar Muktamar NU ke-35.

Ketua LAZISNU PCNU Kabupaten Sidoarjo, Dodi Dihaudin, mengatakan kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk mengumpulkan donasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol gotong royong, kepedulian dan persaudaraan antarumat beragama.

“Alhamdulillah, saudara-saudara kita non-NU atau dari kalangan Kristiani telah ikut berpartisipasi dengan kontribusi positifnya,” ujar Dodi, Minggu (15/8/2026) pagi.

Tameng Susantyoko, PLH Majelis Jemaah GPIB Jemaat Bethesda Sidoarjo,saat menyalurkan donasi ke pihak LAZISNU Sidoarjo.

Menurut Dodi, dukungan dari umat Kristiani tersebut menjadi bentuk nyata persaudaraan yang harus terus dirawat dan dikembangkan. Ia berharap hubungan baik antara NU dan umat Kristiani di Sidoarjo semakin erat.

“Ini bagian dari wujud Nahdlatul Ulama sebagai lembaga yang rahmatan lil alamin,” katanya.

Dodi menjelaskan, dana yang terkumpul nantinya digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan selama pelaksanaan Muktamar NU, termasuk kebutuhan posko maupun kegiatan pendukung lainnya.

“Target kita sekitar Rp300 juta. Jadi gerakan ini bukan sekadar mengumpulkan rupiah, melainkan simbol kebersamaan dan kemandirian umat. Sekecil apa pun kontribusi yang diberikan akan menjadi bagian dari kesuksesan agenda Muktamar,” jelasnya.

Sementara itu, Pendeta GKJW Jemaat Sidoarjo, Noven Rudy Nathaniel, menyambut positif langkah LAZISNU yang melibatkan gereja dan jemaat dalam penggalangan dana Muktamar NU.

Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan bahwa umat Kristiani merupakan bagian dari keluarga besar masyarakat yang dapat bersama-sama menjaga persaudaraan.

“Kami sangat berterima kasih. Ini sebuah bentuk kepercayaan bahwa LAZISNU secara khusus menganggap kami sebagai saudara, keluarga yang juga terlibat dalam kegiatan NU,” ungkap Noven.

Ia menambahkan, hubungan antara NU dan umat Kristiani tidak hanya terjalin pada tingkat organisasi, tetapi mulai tumbuh di tengah masyarakat.

Bahkan, kata Noven, terdapat warga yang secara spontan memberikan donasi langsung kepada LAZISNU tanpa sepengetahuan pihak gereja.

“Ini wujud nyata bahwa bukan hanya sebagai organisasi kita menjalin hubungan, tetapi warga juga tergerak untuk menjalin hubungan dengan NU secara khusus melalui LAZISNU dan kegiatan Muktamar ini,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan Tameng Susantyoko, PLH Majelis Jemaah GPIB Jemaat Bethesda Sidoarjo. Ia mengaku bersyukur dapat ikut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Kami bersyukur bisa ikut menjadi bagian dalam kegiatan ini. Kami berharap ke depan NU semakin maju dan berkembang serta terus berkontribusi dalam menjaga persatuan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Kegiatan LAZISNU Sidoarjo tersebut menjadi gambaran bahwa Muktamar NU ke-35 tidak hanya mendapat dukungan dari internal warga Nahdliyin. Lebih jauh, momentum tersebut mampu menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian, toleransi dan persaudaraan lintas agama di tengah masyarakat.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan umat lintas iman ini sekaligus menjadi pesan bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama menjaga persatuan dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Reporter:Tri


 

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia