![]() |
| Uji Kompetensi pada 24–26 September 2026. Proses asesmen dipusatkan di Gedung Sardjijo, Fakultas Teknik dan Sains UAB.(Foto:Dok/UAB) |
Rangkaian kegiatan diawali pelatihan pada 22–23 September 2026, kemudian dilanjutkan dengan Uji Kompetensi pada 24–26 September 2026. Proses asesmen dipusatkan di Gedung Sardjijo, Fakultas Teknik dan Sains UAB.
Tahun ini, LSP P1 UAB membuka tiga skema kompetensi, yakni Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Digital Marketing, serta Staf Administrasi Sumber Daya Manusia (SDM). Ketiga skema tersebut dirancang untuk memberikan keterampilan aplikatif yang relevan dengan kebutuhan dunia profesional.
Rektor UAB, Dr. Untung Lasiyono, SE., M.Si., mengatakan perguruan tinggi tidak cukup hanya memberikan bekal pengetahuan akademik kepada mahasiswa. Lulusan juga perlu memiliki keterampilan dan kompetensi yang dapat diukur serta dibuktikan melalui sertifikasi.
“Pelatihan dan uji kompetensi ini merupakan wujud nyata dari upaya Universitas Adi Buana dalam menyiapkan dan mengembangkan diri mahasiswa untuk menyongsong dunia kerja pasca kelulusan sebagai seorang sarjana,” ujar Untung.
Menurutnya, kompetensi menjadi salah satu aspek penting agar lulusan mampu beradaptasi dan berkontribusi di lingkungan kerja. Sertifikasi juga dapat menjadi instrumen bagi mahasiswa untuk mengenali sekaligus mengukur kemampuan yang telah dimiliki.
Dengan demikian, lulusan diharapkan tidak hanya mengantongi ijazah sebagai bukti telah menyelesaikan pendidikan akademik, tetapi juga memiliki pengakuan kompetensi yang relevan dengan bidang profesinya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama, dan Kewirausahaan UAB menambahkan, sertifikasi kompetensi merupakan bagian dari komitmen kampus dalam meningkatkan daya saing calon lulusan.
“Kegiatan ini menjadi bentuk ikhtiar universitas dalam mempersiapkan mahasiswa sebagai calon lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang dapat dibuktikan melalui sertifikat kompetensi,” jelasnya.
![]() |
| 563 mahasiswa Universitas Adi Buana (UAB) mengikuti rangkaian Pelatihan dan Uji Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 UAB |
Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UAB, Dr. Moch Shofwan, M.Sc., menilai sertifikasi kompetensi memiliki arti strategis dalam membangun kepercayaan terhadap kualitas lulusan.
Menurutnya, kompetensi lulusan perlu dapat dipertanggungjawabkan secara objektif. Melalui proses sertifikasi, dunia kerja maupun masyarakat dapat memperoleh gambaran mengenai kompetensi yang dimiliki calon lulusan sesuai bidang masing-masing.
“Kami ingin memastikan bahwa lulusan tidak hanya menyelesaikan proses pendidikan secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidangnya masing-masing dan dapat dibuktikan melalui sertifikasi,” ungkap Shofwan.
Ketua LSP P1 UAB, Eko Sugandi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa 563 peserta atau asesi berasal dari tiga fakultas, yakni Fakultas Teknik dan Sains, Fakultas Ilmu Kesehatan, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Para peserta menjalani tahapan pelatihan sebelum mengikuti asesmen kompetensi sesuai skema yang dipilih. Pelaksanaan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengukur kemampuan sekaligus memperoleh pengakuan atas kompetensi yang dimiliki.
Tiga skema yang diujikan memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dunia kerja. Skema K3 membekali mahasiswa dengan kemampuan terkait penerapan keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja. Digital Marketing diarahkan untuk memperkuat kemampuan menghadapi perkembangan pemasaran berbasis digital.
Sedangkan skema Staf Administrasi SDM memberikan penguatan kemampuan di bidang administrasi dan pengelolaan sumber daya manusia yang menjadi salah satu fungsi penting dalam organisasi maupun perusahaan.
UAB berharap sertifikasi tersebut tidak berhenti pada pemberian dokumen sertifikat. Lebih dari itu, proses pelatihan dan asesmen diharapkan mampu memperkuat keterampilan praktis mahasiswa sekaligus menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan profesional.
Dengan 563 asesi yang mengikuti rangkaian kegiatan, program sertifikasi LSP P1 UAB tahun 2026 menjadi bagian dari upaya universitas memperkuat keterkaitan pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja.
Melalui penguatan kompetensi tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki bekal yang lebih lengkap ketika memasuki dunia profesional maupun mengembangkan usaha secara mandiri, sekaligus mampu menunjukkan kualitas dan profesionalitas sebagai lulusan Universitas Adi Buana.
Reporter:Tri



