Kursi Roda hingga Rumah Reyot, Bupati Subandi Turun Langsung Temui Warga yang Butuh Pertolongan di Kecamatan Buduran

 

Menerima bantuan kursi roda yakni Nur Hadi (46) warga desa Buduran merupakan mantan imam masjid sekaligus loper koran.(Foto:Tri)

SIDOARJO||KABARZINDO.com– Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali ditunjukkan Bupati Sidoarjo H Subandi. Pada Minggu (27/9/2026), Subandi turun langsung ke rumah warga di Kecamatan Buduran untuk menyerahkan bantuan kursi roda sekaligus meninjau kondisi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Dua warga yang menerima bantuan kursi roda yakni Nur Hadi, warga Desa Buduran, dan Dewi Sariyati, warga Desa Sidokepung. Nur Hadi yang kini berusia 64 tahun merupakan mantan imam masjid sekaligus loper koran. Saat ini, ia mengalami gangguan akibat saraf terjepit yang membuat aktivitas dan mobilitasnya terbatas.

Sementara Dewi Sariyati mengalami pengapuran pada bagian kaki sehingga membutuhkan alat bantu untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Saat menyerahkan bantuan di kediaman Nur Hadi, Bupati Subandi mengatakan bantuan kursi roda tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga yang membutuhkan alat bantu mobilitas.

“Bantuan kursi roda ini diharapkan bisa membantu aktivitas sehari-hari penerima manfaat. Semoga mereka bisa lebih mandiri, tetap produktif, dan dapat bersosialisasi dengan tetangga sekitar,” ungkap Subandi.

Tidak berhenti pada penyaluran bantuan alat bantu mobilitas, pada hari yang sama Subandi juga meninjau RTLH milik Ika Yasih di Dusun Jambe, Desa Banjarkemantren, Kecamatan Buduran.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi pejabat Dinas Sosial Sidoarjo, Baznas Sidoarjo, perangkat desa, serta RT/RW setempat. Kehadiran mereka menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah bersama berbagai pihak dalam mempercepat penanganan RTLH dan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.

Di lokasi, Subandi melihat langsung kondisi rumah Ika Yasih yang dinilai membutuhkan perbaikan. Bagian atap dan kamar mandi menjadi perhatian utama karena kondisinya berpotensi membahayakan keselamatan penghuni, terutama ketika hujan deras maupun angin kencang.

eninjau RTLH milik Ika Yasih di Dusun Jambe, Desa Banjarkemantren, Kecamatan Buduran.
Perbaikan rumah tersebut rencananya mencakup sejumlah bagian, mulai dari perbaikan atap, peninggian lantai, hingga rehabilitasi kamar mandi.

“Alhamdulillah. Pagi ini kami melakukan peninjauan langsung ke rumah Ibu Ika yang kondisinya sudah tidak layak huni. Semoga setelah diperbaiki, nantinya rumah ini dapat ditempati dengan lebih aman dan nyaman oleh keluarga,” ujar Subandi.

Selain kondisi bangunan, Subandi juga menemukan keberadaan pohon besar di sekitar rumah yang berpotensi membahayakan penghuni maupun bangunan.

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Pemkab Sidoarjo akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo serta pemerintah desa guna menindaklanjuti pemotongan pohon tersebut.

“Terdapat pohon besar di sekitar rumah yang berpotensi membahayakan. Sehingga perlu dipotong. Pemotongan tentu harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kerusakan pada rumah maupun lingkungan sekitar,” jelasnya.

Ika Yasih menyambut perhatian tersebut dengan penuh rasa syukur. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, khususnya Bupati Subandi, yang telah melihat langsung kondisi rumahnya dan memberikan perhatian kepada keluarganya.

“Semoga rumah saya bisa segera direnovasi dan menjadi lebih layak untuk ditempati bersama keluarga,” ucap Ika.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Sidoarjo untuk memastikan bantuan sosial dan penanganan RTLH benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Perbaikan hunian, bantuan alat bantu mobilitas, serta penanganan potensi bahaya di lingkungan rumah menjadi langkah yang diarahkan untuk meningkatkan keamanan dan kualitas hidup warga.

Reporter:Tri


 

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia