Babinsa Tanggulangin Perkuat Sinergi Petani untuk Pertanian Berkelanjutan

 

Babinsa Koramil 0816/06 Tanggulangin, Serma Ahmad Faruq, yang menghadiri rapat koordinasi Kelompok Tani (Poktan) Sriwidodo 1, 2, dan 3 di Balai Desa Banjarasri.(Foto:Sit)
SIDOARJO||KABARZINDO.com– Upaya memperkuat komunikasi, meningkatkan produktivitas pertanian, dan mendorong kesejahteraan petani terus dilakukan melalui pendampingan Babinsa di wilayah binaan. Salah satunya diwujudkan oleh Babinsa Koramil 0816/06 Tanggulangin, Serma Ahmad Faruq, yang menghadiri rapat koordinasi Kelompok Tani (Poktan) Sriwidodo 1, 2, dan 3 di Balai Desa Banjarasri, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah komunikasi dan musyawarah bagi para petani, pemerintah desa, serta petugas penyuluh pertanian untuk membahas berbagai hal terkait perkembangan sektor pertanian di wilayah Desa Banjarasri.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Suhartini selaku Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Tanggulangin, Carik Desa Banjarasri, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Banjarasri, para Ketua Poktan Sriwidodo 1, 2, dan 3, Serma Ahmad Faruq selaku Babinsa Koramil 0816/06 Tanggulangin, serta anggota kelompok tani.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Carik Desa Banjarasri, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari PPL Kecamatan Tanggulangin dan Ketua Kelompok Tani. Selanjutnya, para anggota kelompok tani menyampaikan berbagai hal mengenai kondisi dan perkembangan pertanian, termasuk persoalan yang dihadapi petani dalam menjalankan kegiatan usaha tani sehari-hari.

Suasana pertemuan berlangsung komunikatif melalui sesi diskusi dan tanya jawab bersama PPL Kecamatan Tanggulangin. Forum tersebut memberikan kesempatan kepada para petani untuk menyampaikan pertanyaan, bertukar pengalaman, serta memperoleh penjelasan dan masukan mengenai pengelolaan pertanian.

Dalam kesempatan itu, Babinsa Koramil 0816/06 Tanggulangin, Serma Ahmad Faruq, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya menjaga kekompakan dan memperkuat kerja sama di antara anggota kelompok tani. Menurutnya, koordinasi yang baik merupakan salah satu kunci dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian.

Ia juga mendorong para petani agar terus menjalin komunikasi dengan petugas penyuluh pertanian dan pemerintah desa, sehingga setiap kendala yang muncul dapat dibahas bersama serta dicarikan solusi yang tepat sesuai kebutuhan di lapangan. “Melalui pertemuan seperti ini, kami berharap para petani semakin solid, terbuka dalam bertukar informasi, dan aktif menyampaikan kendala yang dihadapi. Dengan komunikasi serta kerja sama yang baik antara kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan Babinsa, berbagai persoalan dapat dicarikan jalan keluar secara bersama-sama demi mendukung peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan petani,” ungkapnya.

Serma Ahmad Faruq menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga membutuhkan kedisiplinan, semangat gotong royong, serta kemauan untuk terus belajar dan menerapkan pengetahuan yang bermanfaat dalam kegiatan pertanian.

Ia berharap Kelompok Tani Sriwidodo 1, 2, dan 3 dapat terus menjaga kebersamaan, meningkatkan koordinasi, serta memanfaatkan forum pertemuan sebagai sarana untuk merumuskan langkah-langkah yang konstruktif bagi kemajuan pertanian di Desa Banjarasri.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial melalui komunikasi sosial dengan masyarakat, khususnya para petani. Pendampingan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara TNI, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan serta pembangunan wilayah.

Melalui sinergi dan komunikasi yang berkesinambungan, sektor pertanian di Desa Banjarasri diharapkan semakin berkembang, produktivitas petani meningkat, dan kesejahteraan masyarakat dapat terus diperkuat.


 

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia