Danramil Waru Dampingi Wabup Sidoarjo, KDKMP Tambakrejo Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Foto:Sit
SIDOARJO||KABARZINDO.com – Danramil 0816/16 Waru Kapten Cba Syaifuddin mendampingi Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, S.A.P., meninjau kesiapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (13/10/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan sarana pendukung menjelang rencana peresmian koperasi sekaligus mendorong keberlanjutan usaha yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran koperasi sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Tidak hanya berorientasi pada kesiapan fisik, keberadaan KDKMP juga diharapkan mampu membuka peluang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mendorong perputaran ekonomi lokal.

Setelah penyambutan, Wakil Bupati Sidoarjo langsung meninjau sejumlah fasilitas yang tersedia di lingkungan KDKMP Tambakrejo. Pemeriksaan meliputi kondisi toko, gudang LPG, kendaraan operasional, persediaan pupuk, hingga fasilitas klinik. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan berbagai unit pendukung yang direncanakan menjadi bagian dari pelayanan koperasi kepada masyarakat.

Selain memeriksa fasilitas utama, Hj. Mimik Idayana juga meninjau kondisi sungai di depan lokasi koperasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap lingkungan sekitar agar kawasan KDKMP dapat menunjang aktivitas usaha dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Peninjauan secara langsung ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mengidentifikasi aspek-aspek yang masih memerlukan pembenahan sebelum koperasi diresmikan. Kesiapan sarana dan prasarana diharapkan berjalan beriringan dengan penguatan tata kelola, kesiapan sumber daya manusia, serta perencanaan operasional yang matang.

Wakil Bupati Sidoarjo menyampaikan keterangan kepada awak media. Ia menjelaskan bahwa persiapan rencana peresmian dan pembukaan KDKMP Tambakrejo telah mencapai sekitar 50 persen.

Menurutnya, koperasi tidak boleh berhenti pada kegiatan peresmian semata. Setelah dibuka, koperasi harus mampu menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan sehingga keberadaannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia juga mendorong agar pelaku UMKM di Desa Tambakrejo mendapatkan kesempatan untuk bergabung dan mengembangkan usahanya melalui koperasi. Keterlibatan pelaku usaha lokal dinilai penting untuk memperluas akses pemasaran, meningkatkan aktivitas perdagangan, serta memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa.

Koperasi diharapkan menjadi ruang usaha bersama yang terbuka bagi masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik dan partisipasi aktif warga, KDKMP berpotensi berkembang menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal yang mendukung kemandirian usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 0816/16 Waru Kapten Cba Syaifuddin menegaskan pentingnya kesiapan KDKMP secara menyeluruh, baik dari sisi fasilitas, ketersediaan barang, pengelolaan usaha, maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, koperasi membutuhkan pengelolaan yang tertib, transparan, dan bertanggung jawab agar dapat membangun kepercayaan masyarakat. Kepercayaan tersebut merupakan modal penting untuk mendorong partisipasi warga sekaligus menjaga keberlangsungan kegiatan usaha dalam jangka panjang.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan bangunan dan fasilitas yang tersedia. Lebih dari itu, diperlukan komitmen pengurus, keterlibatan anggota, dukungan pemerintah desa, serta partisipasi pelaku UMKM agar koperasi mampu berkembang sesuai kebutuhan dan potensi ekonomi setempat. “Keberadaan KDKMP harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Kesiapan fasilitas perlu diimbangi dengan pengelolaan yang profesional, pelayanan yang optimal, dan keterlibatan aktif warga. Dengan demikian, koperasi dapat menjadi wadah untuk mengembangkan UMKM, memperkuat ekonomi desa, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kapten Cba Syaifuddin menambahkan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan pengelola koperasi perlu terus diperkuat. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan usaha.

Ia berharap, melalui koordinasi yang baik, berbagai fasilitas yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan secara optimal. Pengelola juga diharapkan mampu melakukan evaluasi secara berkala, menjaga kualitas pelayanan, serta mengembangkan unit usaha yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, KDKMP Tambakrejo tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya transaksi ekonomi, tetapi juga dapat berfungsi sebagai wadah kolaborasi antara masyarakat, pelaku UMKM, dan pemerintah desa dalam membangun ekonomi yang lebih mandiri.

Wakil Bupati Sidoarjo meninggalkan lokasi setelah menyelesaikan rangkaian peninjauan dan memberikan keterangan kepada awak media.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan persiapan KDKMP Tambakrejo dapat terus ditingkatkan menjelang rencana peresmian. Dukungan berbagai pihak diharapkan mampu mendorong koperasi berkembang secara profesional, produktif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pendampingan yang dilakukan Danramil 0816/16 Waru menjadi bagian dari sinergi kewilayahan dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan pengelolaan yang berkelanjutan, KDKMP Tambakrejo diharapkan mampu memperluas kesempatan usaha, memperkuat UMKM, dan menjadi salah satu penggerak perekonomian warga di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.


 

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia