![]() |
| Kawasan di perumahan elit Sidoarjo.(Foto) |
SIDOARJO||KABARZINDO.com-Sistem keamanan di kawasan perumahan elite kembali menjadi sorotan setelah terjadinya aksi pencurian di salah satu rumah warga perumahan. Peristiwa ini dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan dan perlindungan di lingkungan hunian tersebut.
Menanggapi kejadian itu, pihak manajemen perumahan tidak tinggal diam dan segera melakukan sejumlah langkah pembenahan. Upaya yang dilakukan meliputi penambahan kamera pengawas (CCTV) di titik-titik strategis, peningkatan kontrol keamanan terutama pada malam hari, hingga rencana perombakan pagar pembatas dari BRC menjadi panel beton guna memperkuat perlindungan kawasan.
“Kami menyadari masih ada kekurangan. Dalam waktu dekat, sistem keamanan akan kami benahi demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh penghuni,” tegas pihak manajemen kepada media, Senin (6/4/2026) siang.
Manajemen juga menyampaikan apresiasi atas koordinasi dari korban serta warga yang telah menyampaikan keluhan terkait keamanan. Di saat yang sama, mereka menyampaikan permohonan maaf atas kelemahan yang terjadi dan berkomitmen melakukan perbaikan menyeluruh setelah pihak manajemen mendatangi rumah warga yang kehilangan 2 ekor cucak rowo dengan kerugian sebesar Rp.15 juta.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menilai, kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa label “perumahan elite” harus diimbangi dengan standar keamanan yang benar-benar terjaga.
“Warga kini menanti realisasi janji tersebut, bukan hanya sekadar pernyataan,” ujarnya.
Langkah pembenahan ini dilakukan menyusul kasus pencurian yang terjadi di Perumahan elit, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.
Seorang warga bernama D.W (50) kehilangan dua ekor burung cucak rowo dengan total kerugian mencapai Rp15 juta. Peristiwa tersebut terjadi pada dini hari, Kamis (2/4/2026), di kediamannya.
Berdasarkan rekaman CCTV milik korban, memperlihatkan aktivitas mencurigakan saat pelaku mengambil sangkar burung.
Ia mengungkapkan, pada pagi hari sekitar pukul 06.30 WIB, dirinya masih sempat menikmati waktu santai sambil merokok dan minum kopi tanpa menyadari burung peliharaannya telah hilang.
Ia baru mengetahui kejadian tersebut setelah diingatkan oleh pegawainya.
“Awalnya saya kira masih ada, karena biasanya suara burung selalu terdengar. Ternyata sudah dicuri,” ujarnya.
Atas kejadian tersebut, D telah melaporkan kasus pencurian ini kepihak manajemen perumahan elit tersebut.
Warga berharap, langkah pembenahan yang dijanjikan manajemen dapat segera direalisasikan demi menciptakan rasa aman di lingkungan hunian.
Reporter:Tri


