![]() |
| Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Sidoarjo, menjadi momentum memperkuat arah perjuangan partai.(Foto:Tri) |
SIDOARJO||KABARZINDO.com– Sekretaris Jenderal DPP PKB, M. Hasanuddin Wahid, menegaskan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Sidoarjo, menjadi momentum memperkuat arah perjuangan partai. Ia menyebut forum ini tidak hanya soal pergantian kepemimpinan, tetapi juga penguatan peran PKB di tengah masyarakat.
Regenerasi kepemimpinan di tubuh DPC PKB Sidoarjo bukan sekadar ajang memilih figur ketua. Menurutnya, fokus utama dari Musyawarah Cabang (Muscab) kali ini adalah membentuk sebuah tim impian (The Dream Team) yang solid dan melayani.
Di sela acara Pembukaan Muscab di Fave Hotel Sidoarjo, Hasanudin ini membeberkan sejumlah kriteria dan mekanisme ketat yang harus dilalui oleh para kandidat atau bakal calon ketua. Pertama yakni memenuhi Prinsip Kolektif Kolegial. Yakni membentuk 'The Dream Team'
yang menekankan kekuatan PKB Sidoarjo tidak boleh bertumpu pada satu individu semata. Melainkan, pada kerja sama tim yang kompak.
“PKB itu ada kalau dia hadir. Harus hadir di tengah masyarakat dan menjawab persoalan-persoalan mereka. Muscab ini momentum untuk meneguhkan itu sekaligus meningkatkan pelayanan kepada publik,” ujarnya usai membuka Muscab, Sabtu (4/4/2026) malam.
Selain konsolidasi internal, Muscab juga menetapkan target politik yang cukup ambisius bagi PKB Sidoarjo.
“DPC PKB Sidoarjo, harus bisa membuat target besar agar bisa berbuat lebih banyak untuk masyarakat Sidoarjo,” tegasnya.
Hasanuddin optimistis target tersebut realistis dengan melihat basis massa PKB yang kuat. Dukungan dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) dinilai menjadi kekuatan utama partai di Sidoarjo. “Basis massa kita kuat, terutama dari kalangan NU, sehingga target ini sangat memungkinkan untuk dicapai,” katanya.
Sementara itu, Abdillah Nasih Ketua DPRD Sidoarjo, menegaskan mekanisme pemilihan tetap mengedepankan musyawarah mufakat. Proses tersebut dilakukan melalui tahapan internal partai yang ketat.
“Semua ada tahapannya, mulai dari usulan kader, uji kelayakan dan kepatutan, tes psikologi, hingga rekam jejak. Siapa pun yang diputuskan DPP, itu yang harus kita dukung bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas internal partai.
“ Kita bangun soliditas agar bisa lebih kuat,” katanya.
Sementara hasil Muscab PKB Sidoarjo menghasilkan empat nama yang diusulkan ke DPP PKB. Keempat Bakal Calon itu diantaranya H Abdillah Nasih (Ketua DPRD Sidoarjo), H Rizza Ali Faizin (Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo), H Usman M Kes (Ketua DPRD periode 2019-2024) dan Ibnu Azzar Firdaus (pengurus DPW PKB Jatim).
Ke empat kader loyalis dan tegak lurus itu muncul sebagai calon yang menguat.
"Semua kemungkinan masih terbuka. Tapi, kita akan mengikuti arus besar aspirasi yang ada di Sidoarjo dengan tetap mengacu pada hasil uji kelayakan yang objektif," ujar Hasanuddin.
Muscab PKB Sidoarjo ini, dihadiri sejumlah tokoh lintas partai.
Reporter:Tri


