Dinkes Sidoarjo Perkuat Layanan Kesehatan Warga, Kebijakan Bupati Subandi Dinilai Tepat Sasaran

 

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui berbagai program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan warga.(Foto:Dok)


SIDOARJO || KABARZINDO.com— Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui berbagai program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan warga. 

Di bawah kepemimpinan Bupati Sidoarjo H. Subandi, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah demi mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.

Berbagai kebijakan yang diterapkan Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan dinilai semakin tepat sasaran.

 Tidak hanya fokus pada pelayanan pengobatan, namun juga memperkuat langkah promotif dan preventif agar masyarakat lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Upaya tersebut dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan hingga menjangkau wilayah desa serta layanan kesehatan tingkat dasar seperti puskesmas dan posyandu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina mengatakan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak bisa dilakukan hanya melalui pengobatan semata. Menurutnya, edukasi dan pencegahan menjadi bagian penting untuk membangun masyarakat yang lebih sehat dan mandiri.

“Dinas Kesehatan Sidoarjo, terus memperkuat pelayanan kesehatan baik dari sisi fasilitas, tenaga kesehatan, maupun edukasi kepada masyarakat. Kami ingin masyarakat semakin memahami pentingnya pola hidup sehat agar angka penyakit dapat ditekan,” ujarnya, Rabu (20/5/2026) siang.

Ia menjelaskan, saat ini Dinkes Sidoarjo terus mendorong optimalisasi pelayanan di seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, penambahan fasilitas kesehatan, hingga percepatan pelayanan kepada pasien dilakukan agar masyarakat merasa lebih nyaman ketika mengakses layanan kesehatan.

Selain itu, program pemeriksaan kesehatan rutin juga terus digalakkan. Program tersebut menyasar berbagai kelompok usia mulai anak-anak, remaja, hingga lansia. Pemeriksaan kesehatan gratis di sejumlah kegiatan masyarakat menjadi salah satu langkah nyata yang dilakukan pemerintah daerah untuk mendeteksi dini berbagai potensi penyakit.

Menurut dr. Lakhsmie, deteksi dini sangat penting karena banyak penyakit dapat dicegah apabila diketahui lebih cepat. Karena itu, pihaknya aktif turun ke masyarakat melalui kegiatan pelayanan kesehatan keliling, pemeriksaan kesehatan terpadu, serta penyuluhan langsung di lingkungan warga.

“Kami ingin pelayanan kesehatan hadir lebih dekat dengan masyarakat. Jadi masyarakat tidak perlu menunggu sakit dulu untuk memeriksakan kesehatannya,” katanya.

Kebijakan Bupati Sidoarjo H. Subandi dalam memperkuat sektor kesehatan juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Banyak warga mulai merasakan dampak positif dari peningkatan pelayanan yang dilakukan pemerintah daerah, terutama kemudahan akses pelayanan di puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Sejumlah warga mengaku pelayanan kesehatan kini semakin cepat dan tertata. Selain itu, tenaga kesehatan juga dinilai lebih responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 Kondisi tersebut membuat kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan pemerintah semakin meningkat.

Bupati Sidoarjo H. Subandi sendiri menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah. Karena itu, pihaknya terus mendorong seluruh jajaran agar memberikan pelayanan terbaik kepada warga tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi.

“Pemerintah daerah harus hadir memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mudah dijangkau masyarakat. Kesehatan masyarakat menjadi pondasi penting dalam pembangunan daerah,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo terus meningkatkan kualitas pelayanan serta mengutamakan kepentingan masyarakat. Menurutnya, pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional menjadi salah satu indikator penting dalam menciptakan pelayanan publik yang baik.

Dalam upaya memperkuat layanan kesehatan, Pemkab Sidoarjo juga terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana kesehatan. Sejumlah puskesmas mendapat peningkatan fasilitas guna menunjang pelayanan kepada masyarakat.

 Pemerintah daerah juga mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk mempercepat sistem pelayanan kesehatan.

Digitalisasi layanan kesehatan dinilai mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat, mulai dari proses pendaftaran hingga akses informasi pelayanan kesehatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih modern dan efisien.

Tak hanya itu, Dinkes Sidoarjo juga terus menggalakkan program edukasi kesehatan kepada masyarakat. Edukasi tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan penyuluhan di sekolah, lingkungan desa, hingga kelompok masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi pola hidup sehat, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, pencegahan penyakit menular, hingga pentingnya gizi seimbang.

Program edukasi tersebut mendapat respon positif dari masyarakat karena dinilai memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga. Kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat juga mulai meningkat, terutama setelah adanya pendampingan rutin dari tenaga kesehatan.

Di sisi lain, perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak juga menjadi fokus utama Pemkab Sidoarjo. Melalui posyandu dan pelayanan kesehatan terpadu, pemerintah daerah terus berupaya menekan angka stunting serta meningkatkan kesehatan balita dan ibu hamil.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina.(Foto:Ist)

Tenaga kesehatan bersama kader posyandu aktif melakukan pemantauan pertumbuhan anak serta memberikan edukasi mengenai asupan gizi yang baik bagi keluarga. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa mendatang.

“Kesehatan ibu dan anak menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan masa depan generasi penerus bangsa. Pencegahan stunting terus kami lakukan melalui berbagai program pendampingan dan edukasi,” terang dr. Lakhsmie.

Selain pelayanan kesehatan fisik, pemerintah daerah juga mulai memberikan perhatian terhadap kesehatan mental masyarakat. Edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental mulai dilakukan di berbagai lingkungan pendidikan dan masyarakat umum. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

Dinas Kesehatan juga terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi penyakit menular maupun kondisi darurat kesehatan.

 Pengawasan kesehatan lingkungan, vaksinasi, serta peningkatan kapasitas tenaga kesehatan menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga kondisi kesehatan masyarakat tetap stabil.

Kolaborasi lintas sektor juga terus diperkuat dalam mendukung program kesehatan di Kabupaten Sidoarjo.

 Pemerintah daerah melibatkan berbagai pihak mulai dari kecamatan, desa, kader kesehatan, hingga organisasi masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kualitas kesehatan warga.

Menurut Bupati Subandi, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya bergantung pada pemerintah semata, namun juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga pola hidup sehat dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan pemerintah.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan. Pemerintah sudah berupaya menghadirkan pelayanan terbaik, sehingga masyarakat juga harus aktif menjaga kesehatannya masing-masing,” ujarnya.

Komitmen Pemkab Sidoarjo dalam meningkatkan pelayanan kesehatan diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi kualitas hidup masyarakat. Dengan pelayanan yang semakin baik, pemerataan fasilitas kesehatan, serta dukungan kebijakan yang berpihak kepada rakyat, Kabupaten Sidoarjo optimistis dapat menciptakan masyarakat yang sehat, kuat, dan sejahtera.

Upaya tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati H. Subandi.

 Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh masyarakat mendapatkan hak pelayanan kesehatan secara layak dan merata tanpa terkecuali.

Ke depan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo berkomitmen untuk terus melakukan inovasi pelayanan demi menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, peningkatan derajat kesehatan warga Sidoarjo diharapkan dapat terus terwujud secara berkelanjutan.(ADV)


 

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia