![]() |
| Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-118 Tahun 2026, Rabu (20/05/2026).(Foto:Dok) |
SIDOARJO||KABARZINDO.com– Semangat nasionalisme dan persatuan kembali menggema di Alun-Alun Kabupaten Sidoarjo saat pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-118 Tahun 2026, Rabu (20/05/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 400 peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, organisasi kemasyarakatan, hingga berbagai elemen masyarakat.
Upacara yang digelar di Alun-Alun Sidoarjo, Jalan Cokronegoro No. 1 Sidoarjo, berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.”
Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, S.H., M.Han., yang turut mengikuti rangkaian upacara bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo dan tamu undangan lainnya.
Bertindak selaku Inspektur Upacara yakni Hj. Mimik Idayana, S.A.P., selaku Wakil Bupati Sidoarjo, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada AKP Sugeng Tri Haryanto, S.H., M.H., yang menjabat sebagai Kasubbagdalplogar Bagren Polresta Sidoarjo.
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menyampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Tanggal 20 Mei 1908 menjadi tonggak lahirnya organisasi Boedi Oetomo yang menandai bangkitnya kesadaran nasional rakyat Indonesia untuk bersatu dan memperjuangkan kemerdekaan. “Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar mengenang sejarah, namun menjadi pengingat bagi seluruh anak bangsa agar terus menumbuhkan semangat persatuan, kerja keras, dan kepedulian terhadap kemajuan bangsa,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa semangat kebangkitan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan kualitas diri, memperkuat gotong royong, menjaga persatuan di tengah keberagaman, serta bersama-sama menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.
Menurutnya, Kabupaten Sidoarjo memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari industri, pertanian, pendidikan hingga budaya, sehingga dibutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat untuk terus mendorong kemajuan daerah.
Usai kegiatan, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, S.H., M.Han., memberikan penjelasan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional harus dimaknai sebagai penguat semangat kebersamaan dan cinta tanah air, khususnya bagi generasi muda sebagai penerus bangsa.
Beliau menyampaikan bahwa menjaga tunas bangsa bukan hanya menjadi tugas pemerintah ataupun aparat negara, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Generasi muda harus dipersiapkan menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu menghadapi tantangan zaman tanpa melupakan jati diri bangsa Indonesia. “Semangat kebangkitan nasional harus terus hidup di hati seluruh masyarakat. Kita ingin generasi muda tumbuh menjadi generasi yang kuat, cerdas, memiliki moral yang baik, cinta tanah air, dan siap menjaga keutuhan NKRI,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo menegaskan bahwa di tengah perkembangan teknologi dan arus globalisasi yang semakin cepat, masyarakat harus tetap menjaga nilai persatuan, toleransi, serta semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.
Menurutnya, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki rasa nasionalisme tinggi serta kepedulian terhadap lingkungan sosial di sekitarnya. “Kebangkitan bangsa dimulai dari kesadaran masyarakat untuk terus belajar, bekerja keras, saling mendukung, dan menjaga persaudaraan. Dari daerah yang aman, rukun, dan harmonis, akan lahir kekuatan besar untuk kemajuan Indonesia,” tambahnya.
Kegiatan upacara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat. Semangat Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026 diharapkan mampu menjadi energi positif bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, serta bersama-sama membangun Indonesia yang maju dan berdaulat.


